|
| |
|
| |
|
| |
| Statistik Pengunjung |
Anda pengunjung ke 96582
Jumlah Pengunjung online
2
[ 2 tamu ]
Hari ini :
148 Pengunjung
Kemarin :
566 Pengunjung
Bulan ini : 8668 Pengunjung |
|
| |
|
|
| |
| TRAINING ESQ MEMBUAT HATI JERNIH KEMBALI |
: : 23 April 2008 : :
“…sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib satu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubah keadaan jiwanya….” QS Ar Ra’d 13:11
Mengikuti Emotional Spiritual Quotion (ESQ) di Hotel Purnama, Batu bersama seluruh Kepala (KS) Se Jawa Timur pada tanggal 11 s.d. 13 Pebruari 2007 beberapa hari yang lalu, telah membuka kembali mata hati saya. Mudah-mudahan keikhlasan dan rendah hati akan mewarnai sikap hidup saya dan juga kami seluruh KS Se Jawa Timur, Terima kasih The ESQ Way 165 (1=Ihsan, 6 = Rukum iman, dan 5 Rukun Islam).
Komentar seorang rekan “selama ini entah saya telah kemana saja, tapi hari ini dan seterusnya insya Allah saya akan kembali ke jalan Allah”. Sebagaian yang lain mengatakan “hari ini saya telah dilahirkan kembali”. Kegiatan ini betul-betul sangat bermanfaat, ESQ telah membukakan hati untuk mengenal diri sendiri dan Tuhan. Itu yang paling membahagiakan saya,
Pada saat dilahirkan kita tidak memiliki apa-apa, dan saat nanti kembali ke hadapan Allah hanyalah amal yang akan mengantarkan dan menemani kita. Semua yang kita bangga-banggakan, sombongkan apakah itu jabatan, karir, kekayaan, dan sebagainya semuanya tidak berarti di hadapan Allah.
Allhamdulillah, training ESQ yang notabene adalah training "ketakwaan", dan digagas Ary Ginanjar Agustian dkk, banyak dirasakan manfaatnya. Metode yang diberikan sangat mengesankan para peserta sehingga dinilai sebanding dengan biaya yang mereka keluarkan.
Daniel Goleman, Danah Zohar, Ian Marshall, dkk, melalui serangkaian riset secara meyakinkan menemukan peran IQ (Intelegency Quotient) tidak lebih dari 20 persen dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang. Selanjutnya, orang pun mulai giat menggali, mencari bahkan mengaplikasikan sikap dan perilaku "takwa" dalam meraih kebahagiaan kehidupan, walau dengan nama yang lebih "ilmiah" yaitu EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient).
EQ, menurut Salovey adalah kecerdasan manusia dalam lima wilayah. Kecerdasan mengenali emosi diri, kecerdasan mengelola emosi, kecerdasan memotivasi diri sendiri, kecerdasan mengenali emosi orang lain, serta kecerdasan membina hubungan sesama manusia.
Ary Ginanjar meramu kecerdasan-kecerdasan tersebut dalam satu konsep yakni kecerdasan mengendalikan diri untuk mampu berinteraksi secara baik dengan sesama manusia.
Sedangkan kualitas SQ, menurut Danah Zohar, antara lain ditunjukkan oleh kesadaran diri yang tinggi, kemampuan memaknai sesuatu secara lebih mendalam, kemampuan berpikir, dan bersikap secara holistik, serta kemampuan menjelaskan segala sesuatu secara lebih fundamental transendental.
Dalam rumusan Ary Ginanjar, kecerdasan-kecerdasan tersebut diungkap dalam satu konsep, yaitu kecerdasan spiritual untuk memahami dan berinteraksi secara baik dengan Tuhan.
Maha suci Allah Yang Maha Agung yang menguasai setiap detak nafas kita.
Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang seluas langit dan bumi (entah nikmat apalagi yang akan kami dustakan Ya Allah). Ya Allah karuniankanlah kepada Kami sekeluarga dan seluruh staff nikmatnya dekat dengan Mu, nikmatnya berduaan dengan Mu, bukakanlah hati kami untuk mengenal Mu Ya Allah, betapa kecilnya kami ini Ya Allah, betapa daif dan hinanya kami ini Ya Allah. Tidak ada yang lebih lezat hidup ini selain makin dekat dan mengenal Mu ya Allah. Karuniakanlah cahaya dalam hati kami, cahaya dalam mata kami, cahaya pada pendengaran kami, cahaya pada lidah kami, cahaya pada tangan kami, cahaya pada kaki kami, cahaya dari atas dari bawah, cahaya dari depan dari belakang. Bimbinglah, tuntunlah kami sekeluarga dan seluruh staaf agar makin dekat dengan Mu. Pertemukanlah kami kelak kedalam golongan yang engkau rindukan. Semoga Allah melindungi kami keluarga dan seluruh staaf, amien.
[ Kembali ] |
|
| |
|
| |
| |
|
| |
|
|
 |
| |
|
|