|
| |
|
| |
|
| |
| Statistik Pengunjung |
Anda pengunjung ke 96743
Jumlah Pengunjung online
9
[ 9 tamu ]
Hari ini :
309 Pengunjung
Kemarin :
566 Pengunjung
Bulan ini : 8829 Pengunjung |
|
| |
|
|
| |
| MOMENTUM IDUL ADHA |
: : 23 April 2008 : :
TINGKATKAN SOLIDARITAS TERHADAP SESAMA
AKHIR TAHUN INI, Bangsa Indonesia memperingati tiga moment penting: (1) umat Kristiani memperingati dan merayakan Kelahiran Nabi Isa Alaihi Salam, (2) umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha dan (3) seluruh bangsa Indonesia menyambut datangnya tahun baru 2007. Hari Idul Adha atau hari Raya Kurban merupakan salah satu hari besar agama Islam yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari tersebut, umat Islam disunahkan melaksanakan shalat Ied dua rakaat dan melakukan pemotongan hewan kurban, seperti unta, sapi, dan kambing. Di samping itu, umat Islam juga disunahkan untuk menunaikan puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Kurban berasal dari kata qoruba-yaqrabu-qurbanan, yang artinya mendekatkan diri. Sering juga disebut udhhiyyah atau adh dhahiyyah, yaitu nama binatang sembelihan seperti unta, sapi, dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Kurban dan hari-hari tasyrik, yakni tanggal 11,12, dan 13 Dzulhijjah sebagai sarana taqarrub (upaya mendekatkan diri) kepada Allah SWT.
Makna utama hari raya Idul Adha adalah adanya kesediaan untuk berkorban sebagaimana ditunjukkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Tantangan sekarang adalah bagaimana masyarakat bisa saling berbagi dan saling menolong sesama umat manusia dari berbagai suku, agama, dan lain-lain. Sikap empati dan simpati terhadap nasib sesama manusia merupakan inti dari perayaan hari raya Idul Adha. Di sebagian masyarakat, terutama yang ada di pedesaan, sikap peduli, tolong-menolong, dan gotong royong masih sangat kental dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak terkeculai umat Islam di lingkup SMA Negeri 1 Kesamben, Pada hari Minggu ini melaksanakan sholat Idul Adha di sekolah, dan dilanjutkan dengan kegiatan pemotongan hewan kurban sebanyak 8 ekor kambing, hasil dari pengumpulan dana yang bersumber seluruh warga sekolah yang beragama Islam, baik siswa-guru dan karyawan.
Pengorbanan atau jiwa berkorban adalah sesuatu yang tidak sia-sia tapi sesuatu yang sangat bermanfaat untuk menyegarkan kembali semangat kehidupan yang gotong royong, saling menolong, dan saling peduli,” ujarnya.
Ibadah kurban mendatangkan dua taqarrub (pendekatan) sekaligus, yakni taqarrub kepada Allah SWT dan kepada manusia. “Ini dua dimensi, yaitu hablum minallah dan hablum minannas yang menjadi ciri utama dari ajaran Islam,” jelasnya.
Taqarrub kepada sesama, menghadirkan dorongan keberagamaan yang bukan hanya menjadi kesalehan individual tapi juga kesalehan sosial.
[ Kembali ] |
|
| |
|
| |
| |
|
| |
|
|
 |
| |
|
|